Jari manis
Sebenar-benarnya Allah SWT telah memberikan tanda-tanda-tanda
kebesarNYA. Mari kita pelajari tanda kebesarnua melalui kenyataan
yang bisa kita
rasakan sendiri. Dan tidak terjebak pada "katanya",
kata si Polan, kata si Anu atau menurut buku.... dsb.
MENGAPA CINCIN SEBAGAI TANDA PERTUNANGAN / PERKAWINAN DI SEMATKAN
PADA JARI MANIS ?
Nah ini
Jawabnya:
1. Tekuklah kedua jari tengah tangan kita.
2. Rapatkan kedua
jari tengah tangan kanan dan kiri.
3. Rapatkan kedua jempol (ibu jari) kiri
dan kanan, kedua
jari telunjuk kiri dan kanan, kedua jari manis kiri dan
kanan
kedua jari kelingking kiri dan kanan
4. Renggangkan kedua jempol,
kedua telunjuk, kedua kelingking
dan kedua jari manis.
PERIKSA JARI MANA YANG TIDAK BISA DIRENGGANGKAN.
Pada jari yang tidak bisa direnggangkan mengandung tanda kebesaran
Allah. Bahwa apa yang telah dipersatukan oleh Allah SWT dalam bentuk
perkawinan (jodoh) tidak ada kekuatan lain yang bisa melepaskanya.
Melepas apa yang telah dipersatukan Allah adalah merupakan pengingkaran
atas kebesaranNYA. Dan Allah membenci perceraian. Kecuali Allah
sendiri yang menghendaki (cerai mati)
Nah itulah jawabanya. Mengapa cincin kawin disematkan di jari manis.
Kebenaran dan tanda kebesaran Allah harus bisa dirasakan oleh diri
kita sendiri (haqul yaqin). Bukan meyakini kebesaran dan kebenaran
Allah atas dasar KATANYA orang lain, Katanya... dan Katanya